Dugaan Keracunan Makanan di SD Tompaso Raya, Sejumlah Siswa dan Guru Alami Keluhan Kesehatan

  • Bagikan
banner 468x60

TOMPASO — Dugaan keracunan makanan terjadi di SD Tompaso Raya pada Senin (2/2/2026). Sejumlah siswa dan guru dilaporkan mengalami keluhan kesehatan berupa gatal-gatal, sakit kepala, serta sensasi panas pada tubuh usai mengikuti program makan bersama di sekolah.
Menu yang dikonsumsi dalam kegiatan tersebut diketahui berupa ikan cakalang. Insiden ini memicu perhatian dan kekhawatiran orang tua serta masyarakat terkait aspek keamanan konsumsi makanan dalam program tersebut.
Selain persoalan kesehatan, situasi sempat diwarnai ketegangan saat sejumlah wartawan melakukan upaya konfirmasi lanjutan di Kantor MBG Tompaso. Proses klarifikasi dilaporkan berlangsung cukup dinamis, menyusul adanya pertanyaan dari pihak MBG terkait legalitas media, yang kemudian dinilai sebagian jurnalis sebagai sikap kurang terbuka terhadap pertanyaan pers.
Beberapa wartawan di lokasi menyampaikan bahwa respons yang bersifat defensif tersebut turut memperlambat proses pengumpulan informasi awal, khususnya terkait sumber dugaan keracunan dan langkah penanganan yang dilakukan.
Sebelumnya, Kepala SPPG Tompaso, Meylita Gloria Wilem, S.P.W.K., menjelaskan bahwa tim MBG telah bergerak cepat dengan mengunjungi siswa yang terdampak serta melakukan koordinasi awal. Pihaknya juga masih menunggu laporan resmi dari pihak sekolah sebagai dasar untuk langkah tindak lanjut yang lebih komprehensif.
Sementara itu, proses pendataan korban dan penelusuran penyebab dugaan keracunan masih terus berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat pernyataan teknis resmi terkait hasil pemeriksaan makanan maupun perkembangan kondisi kesehatan para siswa secara menyeluruh.
Berdasarkan konfirmasi kepada pihak keluarga dan orang tua murid, pihak MBG disebut telah menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua siswa yang terdampak sebagai bentuk tanggung jawab dan empati atas kejadian tersebut.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab serta klarifikasi lanjutan dari pihak MBG dan pihak terkait lainnya guna menjaga keberimbangan informasi serta memastikan kejelasan penanganan kasus ini.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan