MINAHASA – Pengembangan kepemimpinan Polri yang adaptif terhadap perkembangan zaman menjadi perhatian dalam penelitian Sespim Lemdiklat Polri Tahap II Tahun 2026 yang digelar di Polres Minahasa, Rabu (19/8/2026).
Mengusung tema “Pengembangan Kepemimpinan Polri yang Futuristik dalam Penegakan Hukum yang Modern dan Berkeadilan,” kegiatan ini menjadi momentum untuk menghimpun berbagai pandangan, masukan serta pengalaman dari unsur kepolisian maupun masyarakat terkait arah kepemimpinan dan penegakan hukum Polri di masa depan.
Penelitian berlangsung di Aula Tansa Trisna Polres Minahasa dan dipimpin oleh Brigjen Pol. Dicky Patria Negara, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Ketua Tim. Ia didampingi Kombes Pol. Rivai Sinambela, S.H. sebagai Wakil Ketua, Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.T. sebagai Sekretaris, serta AKBP H. Max Alfradianto, S.H., M.H. dan Penda I Irom Muharom sebagai anggota.
Kehadiran tim Sespim Lemdiklat Polri disambut Kapolres Minahasa AKBP Steven J. R. Simbar, S.I.K., bersama jajaran. Turut hadir Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Minahasa, Wakapolres Minahasa Kompol Deky R. Pangandaheng, S.Sos., M.H., sejumlah anggota DPRD Kabupaten Minahasa, Staf Khusus Bupati Minahasa, para pejabat utama kepolisian serta unsur masyarakat.
Menariknya, penelitian ini tidak hanya melibatkan unsur internal kepolisian. Sejumlah tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi dan mahasiswa turut dilibatkan untuk memberikan perspektif dari berbagai lapisan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Minahasa AKBP Steven J. R. Simbar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Sespim Lemdiklat Polri sekaligus menyambut baik pelaksanaan penelitian tersebut di wilayah hukum Polres Minahasa.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam penelitian menjadi kesempatan penting untuk menyampaikan pandangan secara terbuka, objektif dan berdasarkan kondisi yang terjadi di lapangan.
“Kiranya dalam penelitian nanti para peserta dapat menyampaikan sesuai fakta apa adanya,” kata Kapolres.
Senada, Ketua Tim Peneliti Brigjen Pol. Dicky Patria Negara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan penelitian.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam memberikan informasi sehingga hasil penelitian benar-benar dapat menggambarkan kondisi dan kebutuhan yang ada di lapangan.
“Kiranya dalam penelitian dapat disampaikan apa adanya sesuai fakta,” ujarnya.
Usai sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan pendalaman materi melalui wawancara. Dalam sesi tersebut, tim peneliti menggali berbagai pandangan dari peserta mengenai kepemimpinan Polri, dinamika penegakan hukum, kebutuhan adaptasi terhadap perkembangan zaman hingga harapan masyarakat terhadap pelayanan dan penegakan hukum yang semakin modern serta berkeadilan.
Kehadiran berbagai elemen dalam penelitian ini menjadi gambaran bahwa pembangunan kepemimpinan Polri ke depan membutuhkan perspektif yang luas. Tidak hanya berorientasi pada kemampuan internal organisasi, tetapi juga pada kemampuan membaca perubahan, membangun kepercayaan publik dan menghadirkan penegakan hukum yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Mey)












