MINAHASA – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah tiga lantai milik keluarga Rammo Sumolang yang berada di Jaga I, Desa Tompaso II Utara, Kecamatan Tompaso Barat. Kebakaran tersebut terjadi pada minggu malam 6/9/2026 dan sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, rumah tersebut diketahui merupakan milik keluarga Rammo Sumolang yang saat ini berdomisili di Jakarta. Rumah tersebut dijaga oleh keluarga Kalangi-Helna yang baru beberapa hari menempati bangunan tersebut.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari bagian plafon atau loteng rumah pada lantai dasar yang diduga akibat arus pendek listrik. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bagian lainnya sehingga membutuhkan penanganan intensif dari tim pemadam kebakaran.
Mengetahui adanya peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pemadam Kebakaran segera mengerahkan personel dan armada untuk melakukan upaya pemadaman. Tim Damkar Kabupaten Minahasa dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran bersama personel di lapangan.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur. Camat Tompaso Barat bersama Sekretaris Kecamatan dan jajaran, Hukum Tua Desa Tompaso II Utara beserta perangkat desa turut berada di lokasi dan membantu proses penanganan.
Dukungan juga datang dari Camat Kawangkoan bersama jajaran pemerintah kelurahan dan hukum tua, personel Polsek Tompaso, anggota Koramil Kawangkoan/Tompaso, serta Tim Pemadam Kebakaran Pertamina Geothermal Energy Lahendong yang turut membantu mempercepat proses pemadaman.
Sinergi dan kerja sama seluruh unsur tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kobaran api, terlebih bangunan yang terbakar merupakan rumah berlantai tiga dengan kondisi api yang cukup besar.
Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan yang dilakukan secara intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan. Seluruh personel yang terlibat terus memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman untuk mencegah kemungkinan munculnya kembali titik api.
Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 miliar, termasuk kerusakan bangunan serta perabotan dan perlengkapan rumah tangga yang berada di dalam rumah. Tidak terdapat informasi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Respons cepat dan keterlibatan berbagai unsur menunjukkan kuatnya koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa, pemerintah kecamatan dan desa, aparat keamanan, TNI, serta pihak terkait dalam menghadapi situasi darurat di wilayah Kabupaten Minahasa.
Secara khusus, apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada Wakil Bupati Minahasa Ibu Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., yang memberikan perhatian terhadap proses penanganan kebakaran tersebut serta dukungan kepada seluruh tim yang bekerja di lapangan.
Perhatian dan dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh personel yang terlibat untuk tetap bekerja maksimal hingga proses pemadaman dinyatakan selesai.
Pemerintah Kabupaten Minahasa juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang dapat dipicu oleh gangguan instalasi listrik. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik dan peralatan rumah tangga menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Dengan kerja sama dan kepedulian seluruh pihak, setiap kejadian darurat diharapkan dapat ditangani secara cepat dan tepat sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.(Mey)












