MINAHASA — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai Pengucapan Syukur KGPM Sidang Eben Haezer Pinabetengan yang digelar di KGPM Sidang Eben Haezer Pinabetengan, Minggu (30/8/2026).

Momentum penuh iman tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., MAP, yang juga merupakan Ketua Majelis Pertimbangan KGPM. Kehadiran Wakil Bupati menjadi bagian dari kebersamaan pemerintah bersama jemaat dalam menghayati makna pengucapan syukur sebagai ungkapan iman atas kasih, penyertaan dan berkat Tuhan dalam kehidupan.

Dalam sambutannya, Wabup Vanda menyampaikan bahwa pengucapan syukur bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan momentum untuk kembali menyadari bahwa setiap keberhasilan dan perjalanan kehidupan tidak terlepas dari penyertaan Tuhan.
“Pengucapan syukur bukan hanya sebuah tradisi keagamaan, tetapi merupakan ungkapan iman bahwa segala sesuatu yang kita miliki, segala keberhasilan yang kita capai, serta setiap langkah kehidupan yang kita jalani, semuanya tidak terlepas dari kasih dan penyertaan Tuhan,” ujar Wabup Vanda.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan rasa syukur sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan.
Mengutip Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 5:18, “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu,” Wabup Vanda menegaskan bahwa bersyukur bukan berarti kehidupan selalu berjalan tanpa persoalan, tetapi merupakan wujud kepercayaan bahwa Tuhan senantiasa hadir dan memberikan kekuatan dalam setiap keadaan.
Menurutnya, kekuatan kehidupan masyarakat Minahasa yang kaya akan budaya, adat istiadat, kehidupan sosial dan kehidupan keagamaan harus terus dipelihara melalui semangat Mapalus, gotong royong, kebersamaan dan toleransi.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat, termasuk gereja dan jemaat,” katanya.
Karena itu, Wabup Vanda mengajak jemaat KGPM Sidang Eben Haezer Pinabetengan untuk terus mengambil bagian dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan dan kerukunan masyarakat.
Ia juga mendorong gereja untuk menjadi ruang yang terus menumbuhkan nilai kasih, kepedulian, kejujuran, tanggung jawab serta semangat melayani.
“Gereja dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang beriman, berkarakter, disiplin, produktif, peduli terhadap lingkungan dan memiliki semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Wabup Ingatkan Kewaspadaan Menghadapi Cuaca Panas dan Kering
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Vanda turut menyampaikan perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa terhadap kondisi cuaca dan potensi cuaca ekstrem, termasuk dampak fenomena El Niño yang dapat menyebabkan kondisi lebih panas dan kering.
Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diantisipasi bersama karena dapat meningkatkan risiko kekurangan air maupun kebakaran, khususnya ketika lingkungan berada dalam kondisi kering.
Wabup pun mengimbau masyarakat, termasuk jemaat dan warga Pinabetengan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik pembakaran sampah, lahan maupun material lainnya, terutama saat cuaca panas dan kering.
Selain itu, masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang terdapat rumput kering, semak, kebun, hutan maupun lahan yang mudah terbakar.
“Kita juga harus menghemat dan menggunakan air secara bijaksana. Dalam kondisi cuaca yang panas dan kering, air menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat,” pesannya.
Gereja dan Pemerintah Perkuat Sinergi
Lebih lanjut, Wabup Vanda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya menyangkut infrastruktur, ekonomi dan pelayanan publik, tetapi juga harus menyentuh pembangunan manusia, karakter, moral dan kehidupan sosial masyarakat.
Dalam konteks tersebut, gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang semakin baik.
Wabup mengajak seluruh komponen KGPM Sidang Eben Haezer Pinabetengan untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah serta menjadi teladan dalam menjaga kedamaian, kebersihan, ketertiban dan kelestarian lingkungan.
“Kiranya momentum ini semakin memperkokoh iman jemaat, mempererat persaudaraan, meningkatkan semangat pelayanan dan menghadirkan sukacita bagi seluruh keluarga serta masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Gembala KGPM Gembala Vera Mamesah Lintong, M.Th, Ketua Umum Pucuk Pimpinan KGPM Tedius Batasina, S.Th, Bendahara Pucuk Pimpinan KGPM Pnt. Drs. Victor Rompas, Ketua Badan Pimpinan Wilayah 21 KGPM Pnt. Jerry Pola, serta Danramil Kawangkoan-Tompaso Letda Joike Rontos.
Wakil Bupati Vanda Sarundajang hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, di antaranya Sekwan, Kepala Bapenda, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas PMD, Kasat Pol PP, Kabag Kerja Sama, Camat Tompaso Barat, serta para Hukum Tua Pinabetengan Raya.
Kehadiran jajaran pemerintah dalam momentum tersebut menjadi wujud nyata kedekatan dan sinergi antara pemerintah, gereja dan masyarakat dalam membangun Minahasa yang semakin rukun, tangguh dan sejahtera.(Mey)












