MINAHASA — Komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Minahasa terus diperkuat melalui pemberdayaan kader kesehatan yang menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.Di gelar di hotel Mercure kamis 27/8/2026

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Penguatan Peran dan Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Keluarga dan Masyarakat di Kabupaten Minahasa, yang dibuka oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk semakin memperkuat kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para kader kesehatan dalam menjalankan peran mereka di tengah masyarakat. Kehadiran kader diharapkan tidak sekadar menjadi pelaksana kegiatan kesehatan, tetapi mampu menjadi penggerak yang hadir lebih dekat dengan keluarga dan memahami kebutuhan kesehatan masyarakat di lingkungannya.
Dalam upaya membangun masyarakat yang sehat, peran kader memiliki arti penting. Mereka berada di tengah masyarakat, menjadi penghubung antara keluarga dengan tenaga serta fasilitas kesehatan, sekaligus membantu menyampaikan informasi dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Melalui penguatan peran tersebut, kader diharapkan semakin mampu memberikan pendampingan kepada keluarga, mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mengajak masyarakat untuk lebih aktif melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan kesehatan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan bersama. Pemerintah, tenaga kesehatan, TP-PKK, kader, hingga masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk kebiasaan dan perilaku hidup sehat. Karena itu, penguatan kader diharapkan dapat memberikan dampak nyata melalui edukasi dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten dari lingkungan keluarga hingga masyarakat.
Kader kesehatan juga diharapkan mampu menjadi sumber informasi awal bagi masyarakat, sekaligus mendorong agar berbagai persoalan kesehatan dapat dikenali dan ditangani sedini mungkin melalui koordinasi dengan tenaga kesehatan.
“Ketika kader semakin kuat, masyarakat juga akan semakin kuat. Karena kader hadir paling dekat dengan keluarga dan menjadi bagian penting dalam menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan,” menjadi semangat yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Sinergi antara TP-PKK, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta para kader menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan berbagai program kesehatan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan pesan-pesan kesehatan tidak hanya diterima, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar peningkatan kapasitas, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun gerakan kesehatan yang tumbuh dari masyarakat. Kader diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan, memberikan teladan, sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.
Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama TP-PKK Kabupaten Minahasa berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik.
Dengan kader kesehatan yang semakin aktif, kompeten, dan dekat dengan masyarakat, diharapkan berbagai upaya promotif dan preventif dapat berjalan lebih optimal. Pada akhirnya, penguatan ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Minahasa yang sehat, tangguh, dan sejahtera secara berkelanjutan.(Mey)












