TONDEGESAN, KAWANGKOAN – Suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan kekeluargaan mewarnai acara syukur baptisan Noah dan Maria anak dari keluarga Kalengkongan-Maleke yang dilaksanakan Tondegesan, Kecamatan Kawangkoan.

Anak yang menerima Sakramen Baptisan Kudus tersebut merupakan Anak dari salah satu Calon Hukum Tua Desa Tondegesan, Lucky Kalengkongan. Acara syukur berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

Ibadah syukur baptisan dipimpin oleh Pdt. Diana Sompie, S.Th, selaku Ketua BPMJ GMIM Damai Tondegesan. Dalam pelayanan firman, jemaat diajak untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam kehidupan keluarga serta membesarkan anak-anak dalam kasih dan takut akan Tuhan.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa, Camat Kawangkoan, Camat Kawangkoan Barat, Camat Kawangkoan Utara, Camat Tompaso, para tokoh agama, hamba-hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Kehadiran Sekda Minahasa bersama jajaran pemerintah daerah menunjukkan perhatian dan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Minahasa.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Lynda Watania menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga Kalengkongan-Maleke atas sukacita baptisan yang diterima sang anak. Ia berharap anak yang telah dibaptis dapat bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter baik, serta menjadi kebanggaan keluarga, gereja, dan masyarakat.
Lebih lanjut, Sekda juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan, terlebih menjelang pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua di sejumlah desa di Kabupaten Minahasa, termasuk Desa Tondegesan.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam demokrasi merupakan hal yang biasa, namun nilai persaudaraan dan semangat kebersamaan harus tetap menjadi prioritas utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemilihan Hukum Tua adalah bagian dari proses demokrasi yang harus kita sukseskan bersama. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan persatuan, sehingga seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Watania.
Acara syukur baptisan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran para tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, serta keluarga besar yang hadir semakin mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat.
Momentum baptisan anak dari Lucky Kalengkongan ini menjadi lebih bermakna karena berlangsung di tengah semangat kebersamaan masyarakat Desa Tondegesan yang sedang bersiap menyambut pesta demokrasi tingkat desa. Nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan toleransi yang tercermin dalam acara tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi seluruh masyarakat dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terpelihara, masyarakat Tondegesan diyakini mampu menyukseskan Pemilihan Hukum Tua secara aman, damai, dan demokratis demi kemajuan desa serta kesejahteraan seluruh warga.(Mey)












