Wabup Vanda Sarundajang Canangkan Desa Cantik di Tompaso Barat, Dorong Tata Kelola Data Desa yang Akurat dan Modern

  • Bagikan
banner 468x60

Tompaso Barat, 26 Mei 2026 — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat dan berkualitas hingga ke tingkat desa. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang melibatkan Desa Pinabetengan Utara, Desa Tonsewer, dan Desa Tonsewer Selatan, bertempat di Kantor Kecamatan Tompaso Barat, Selasa (26/05/2026).


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang yang mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey sekaligus memberikan sambutan dalam pencanangan program strategis tersebut.

Example 300x600

Program Desa Cantik merupakan inisiatif dari Badan Pusat Statistik yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik guna mendukung pembangunan desa yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Desa Cantik dari BPS Provinsi Sulawesi Utara bersama Kepala BPS Kabupaten Minahasa. Hadir pula mendampingi Wakil Bupati Minahasa, Asisten I Setdakab Minahasa yang juga menjabat sebagai Plt. Camat Tompaso Barat, serta Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan bahwa data memiliki peranan yang sangat penting dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, pembangunan yang berhasil harus didukung oleh data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui program Desa Cantik ini, pemerintah desa diharapkan mampu membangun budaya sadar data dan meningkatkan kualitas pengelolaan statistik desa. Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik pula, sehingga program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Sarundajang.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung upaya penguatan kapasitas aparatur desa dalam bidang statistik dan digitalisasi data. Menurutnya, desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat perlu memiliki sistem data yang tertata dan terintegrasi agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif.

Selain itu, Wakil Bupati berharap ketiga desa yang dicanangkan sebagai Desa Cantik dapat menjadi contoh dan motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Minahasa dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang modern, transparan, dan berbasis data.

Sementara itu, pihak BPS menyampaikan bahwa program Desa Cantik tidak hanya berfokus pada pengumpulan data semata, tetapi juga bagaimana desa mampu mengelola, memperbarui, serta memanfaatkan data tersebut untuk mendukung pengambilan keputusan di tingkat desa.

Kegiatan pencanangan berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPS dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju melalui pemanfaatan statistik yang berkualitas.

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan