TOMBASIAN ATAS, KAWANGKOAN BARAT – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua Desa Tombasian Atas yang akan digelar pada 17 Juni 2026 mendatang, Panitia Pemilihan Hukum Tua menggelar kegiatan Pemaparan Visi dan Misi para calon yang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Panitia Pemilihan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta para pendukung dari masing-masing calon Hukum Tua yang akan bertarung dalam pesta demokrasi desa.
Tiga kandidat yang tampil menyampaikan visi dan misi mereka yakni Nomor Urut 1 Treis Rawung, ST, Nomor Urut 2 Semuel Mundung, dan Nomor Urut 3 John F. Koampa, S.Pd.
Acara dipandu oleh dua panelis yang memberikan pertanyaan dan pendalaman terhadap program kerja para kandidat, yakni Heppie Lumintang, SH, selaku Camat Kawangkoan Barat, serta Janny Kalangi, SE, selaku Kasi Trantib Kecamatan Tondano Barat.
Dalam kesempatan tersebut, masing-masing calon memaparkan gagasan, program prioritas, serta strategi pembangunan desa yang akan dijalankan apabila mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Salah satu pemaparan yang mendapat perhatian masyarakat datang dari Calon Nomor Urut 3, John F. Koampa, S.Pd, yang mengusung visi:
“Terwujudnya Desa Tombasian Atas yang Maju, Mandiri, Aman, Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing melalui pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, John Koampa menegaskan sejumlah misi yang menjadi fokus utama pembangunan desa, antara lain meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur yang merata, memberdayakan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, serta menjaga keamanan dan kerukunan antarwarga.
Menurutnya, kemajuan desa hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.
Suasana pemaparan visi-misi berlangsung dinamis. Para pendukung masing-masing calon tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai. Meski berbeda pilihan, seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan menunjukkan semangat demokrasi yang sehat.
Sementara itu, salah satu pendukung Calon Nomor Urut 3, Bryan Koampa, mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bijaksana pada hari pemungutan suara nanti.
“Tanggal 17 Juni nanti mari kita datang ke TPS dan memilih sesuai hati nurani masing-masing. Siapa pun pilihan kita, jangan sampai perbedaan pilihan merusak persaudaraan yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Desa Tombasian Atas. Demokrasi adalah sarana untuk memilih pemimpin terbaik, tetapi persatuan dan kekeluargaan tetap harus menjadi yang utama,” ujar Bryan.
Ia juga berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung aman, damai, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Tombasian Atas ke arah yang lebih maju.
Pemaparan visi dan misi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat program serta komitmen para calon Hukum Tua sebelum menentukan pilihan pada hari pemungutan suara.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan pemilihan, masyarakat Desa Tombasian Atas diharapkan dapat menjaga suasana yang kondusif, mengedepankan persatuan, serta bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi desa demi masa depan yang lebih baik.
“Beda pilihan itu biasa, tetapi persaudaraan harus tetap terjaga. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah pemimpin seluruh masyarakat Desa Tombasian Atas,” menjadi pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.(Mey)












