Kamanga Dua Bergemuruh! 9 Tahun 8 Bulan Kepemimpinan Lanni F. Mamesah Ukir Lompatan Besar, Desa Melesat Jadi Contoh Nyata

  • Bagikan
banner 468x60

KAMANGA DUA — Kepemimpinan sejati tak lahir dari sekadar jabatan, tetapi dari keberanian mengambil tanggung jawab dan membuktikannya lewat kerja nyata. Itulah yang tergambar jelas dalam perjalanan panjang Hukum Tua Desa Kamanga Dua, Lanni F. Mamesah, ST, yang selama 9 tahun 8 bulan tak henti menorehkan perubahan signifikan bagi desa dan masyarakatnya.
Hampir satu dekade mengabdi, Lanni Mamesah tampil sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya berbicara soal pembangunan, tetapi benar-benar menghadirkannya. Dari infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat, dari pelayanan publik hingga penguatan ekonomi warga—semuanya dijalankan dengan konsistensi dan visi yang jelas: membawa Kamanga Dua melangkah lebih maju dan mandiri.
Di bawah kepemimpinannya, wajah desa berubah drastis. Jalan-jalan yang dulunya sulit dilalui kini terbentang rapi. Akses pertanian semakin terbuka. Sarana air bersih hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Bahkan, fasilitas umum seperti balai desa hingga koperasi dibangun megah sebagai pusat aktivitas dan pertumbuhan ekonomi warga.
Namun, kekuatan terbesar dari kepemimpinan ini bukan hanya pada pembangunan fisik. Lebih dari itu, Lanni Mamesah sukses menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepercayaan diri masyarakat. Ia hadir sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat—mendengar, merangkul, dan menindaklanjuti setiap aspirasi dengan langkah nyata.
Tak heran, masyarakat Kamanga Dua merasakan langsung dampaknya. Desa ini tidak hanya berkembang, tetapi juga hidup dengan semangat kolektif yang kuat. Hubungan antara pemerintah desa dan warga pun terjalin harmonis, menciptakan fondasi kokoh untuk masa depan yang lebih cerah.
Kini, setelah hampir satu dekade pengabdian, jejak kepemimpinan Lanni F. Mamesah menjadi bukti tak terbantahkan: ketulusan, kerja keras, dan komitmen mampu mengubah wajah desa secara menyeluruh. Kamanga Dua bukan lagi sekadar desa—melainkan simbol keberhasilan kepemimpinan yang bekerja dengan hati.
Deretan Pembangunan yang Mengubah Wajah Desa
Di masa kepemimpinannya, berbagai program strategis berhasil direalisasikan, di antaranya:
Pemisahan administrasi DHKP dan buku register tanah dari desa induk, memperkuat kemandirian desa.
Pembangunan jalan kebun hingga area pekuburan serta jalan rabat beton dan lapen sepanjang ±1.700 meter.
Pendirian pos kamling untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Pembangunan balai pertemuan desa yang menjadi salah satu terbesar di Kecamatan Tompaso.
Penyediaan air bersih melalui program Pamsimas dengan anggaran sekitar Rp927 juta.
Pembangunan jaringan irigasi tersier sepanjang 1.700 meter serta irigasi sekunder 327 meter.
Pengembangan jaringan irigasi air tanah dari program Kementerian PUPR.
Pemasangan penerangan jalan desa untuk menunjang aktivitas warga.
Pembangunan gedung koperasi desa seluas 600 m² dengan nilai ±Rp1,6 miliar.
Pengadaan lahan pekuburan seluas 4.970 m².
Pemberian santunan bagi mantan hukum tua yang wafat.
Penyaluran bantuan Siltap bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas dan warga membutuhkan.
Prestasi Gemilang, Bukti Desa Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
Tak hanya pembangunan, Kamanga Dua juga mencetak prestasi membanggakan:
Kartini Award 2022 atas dedikasi pembangunan.
Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten (2022).
Predikat Desa Mandiri (2023) dari Kementerian Desa PDTT RI.
Juara 1 Lomba LPM Tingkat Kabupaten (2023).
Konsisten meraih pelunasan PBB 100% sejak 2017 hingga 2026.
Dikenal sebagai desa tercepat dalam pencairan Dana Desa di Kabupaten Minahasa.
Kamanga Dua telah membuktikan satu hal penting: ketika pemimpin bekerja bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk masyarakat, maka hasilnya bukan sekadar pembangunan—melainkan perubahan besar yang dirasakan seluruh warga.
Dan hari ini, nama Kamanga Dua berdiri tegak sebagai bukti bahwa desa bisa maju, bersaing, dan menginspirasi.(Meyke)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan