Harapan Berujung Duka, Ade Queentania Ditemukan Meninggal Setelah Enam Hari Pencarian

  • Bagikan
banner 468x60

Kawangkoan Barat — Penantian panjang penuh harap akhirnya berujung duka. Setelah enam hari pencarian tanpa henti, Ade Queentania Makal, anak perempuan yang dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Desa Kayuuwi, Kecamatan Kawangkoan Barat, Kabupaten Minahasa, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR gabungan bersama warga pada Kamis (28/5/2026).


Korban ditemukan di area tebing yang cukup jauh dari titik awal lokasi pencarian. Lokasi penemuan berada di medan yang terjal dan sulit dijangkau, sehingga proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati oleh tim gabungan yang sejak hari pertama terus berjibaku menyisir sungai, hutan, hingga jalur-jalur ekstrem di sekitar kawasan air terjun.

Example 300x600

Suasana haru dan duka langsung menyelimuti lokasi penemuan korban. Setelah enam hari penuh kecemasan dan doa dari keluarga serta masyarakat, kabar ditemukannya Ade Queentania menjadi momen yang sangat emosional bagi semua pihak yang mengikuti proses pencarian sejak awal.

Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi meninggal dunia. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan mengingat lokasi penemuan berada di area tebing yang cukup berbahaya dan membutuhkan peralatan khusus untuk menjangkau korban.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban rencananya akan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Operasi pencarian selama enam hari tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim SAR gabungan, Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat sekitar yang secara sukarela ikut membantu proses pencarian. Mereka bahu membahu menyusuri aliran sungai, kawasan hutan, serta medan curam di sekitar lokasi hilangnya korban.

Kebersamaan dan solidaritas seluruh pihak dalam operasi kemanusiaan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak warga yang turut memberikan dukungan moril maupun bantuan logistik bagi tim pencarian dan keluarga korban selama proses pencarian berlangsung.
Di tengah cuaca dan medan yang tidak mudah, semangat para personel gabungan dan warga tidak pernah surut. Mereka terus melakukan penyisiran dari pagi hingga malam hari dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Peristiwa ini menjadi perhatian besar masyarakat Minahasa. Selama beberapa hari terakhir, doa dan harapan terus mengalir untuk keselamatan korban. Namun takdir berkata lain. Kabar duka yang diterima pada hari keenam pencarian meninggalkan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat Desa Kayuuwi dan seluruh warga yang mengikuti perkembangan pencarian tersebut.

Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang telah terlibat dalam operasi pencarian hingga korban akhirnya ditemukan. Dedikasi, kerja keras, dan kepedulian seluruh pihak dinilai menjadi bukti nyata kuatnya semangat kemanusiaan dan gotong royong masyarakat Minahasa dalam menghadapi sebuah musibah.
Peristiwa tragis ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan di kawasan wisata alam yang memiliki medan ekstrem. Duka mendalam kini menyelimuti keluarga Ade Queentania Makal dan seluruh masyarakat yang turut merasakan kehilangan atas peristiwa tersebut.(Mey)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan