Minahasa, Rabu 25 Februari 2026 – Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, didampingi Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa yang digelar di Ruang Rapat Bupati Minahasa.

Rapat yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Minahasa ini menjadi forum strategis dalam rangka monitoring kondisi sosial dan ekonomi daerah menjelang hari-hari besar keagamaan. Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama unsur Forkopimda membahas langkah-langkah konkret guna memastikan stabilitas daerah tetap terjaga.
Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan pentingnya sinergitas antar unsur pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyampaikan bahwa menjelang rangkaian Minggu-Minggu Sengsara bagi umat Kristiani dan Katolik serta bulan suci Ramadan bagi umat Muslim, diperlukan kesiapsiagaan penuh dari seluruh elemen.
“Momentum keagamaan harus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat toleransi. Pemerintah bersama Forkopimda berkomitmen memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat,” tegasnya.
Selain membahas kesiapan pengamanan hari raya, rapat juga menyoroti kondisi sosial ekonomi masyarakat, termasuk stabilitas harga bahan pokok dan distribusi kebutuhan pangan. Pemerintah daerah memastikan pengawasan terus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan barang yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Isu strategis lainnya yang menjadi perhatian adalah kesiapan pelaksanaan pemilihan hukum tua di Kabupaten Minahasa. Dalam forum tersebut dibahas langkah-langkah antisipatif guna menjaga kondusivitas wilayah, mencegah potensi konflik, serta memastikan proses demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung aman, tertib, dan transparan.
Wakil Bupati Vanda Sarundajang turut menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat. Menurutnya, deteksi dini serta respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi kunci menjaga stabilitas daerah.
Tak kalah penting, rapat juga membahas antisipasi terhadap kondisi cuaca yang cenderung berubah-ubah dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Kabupaten Minahasa menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan tanah longsor, demi meminimalisir risiko bagi masyarakat.
Turut hadir dalam rapat tersebut jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 1302 Minahasa, Kajari Minahasa, perwakilan Kapolres Minahasa, Wakapolres Tomohon, perwakilan Dandim 1309 Manado, perwakilan Kapolresta Manado, Koordinator BIN Minahasa, perwakilan Ketua FKUB Kabupaten Minahasa, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan daerah. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan tenang serta penuh rasa kebersamaan.(Meyke)













