Generasi Muda Berkarakter, Pemkab Minahasa Gelar Seleksi Waraney Wulan 2025

Minahasa, Rabu 15 Oktober 2025 — Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Seleksi Waraney Wulan Minahasa Tahun 2025, sebuah ajang bergengsi bagi generasi muda untuk menampilkan potensi, pengetahuan, serta kecintaan terhadap budaya dan daerah. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano.

Dalam pembukaan tersebut, Bupati didampingi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Ny. Martina Watok Dondokambey-Lengkong, SE, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, dan Sekretaris Daerah, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si. Turut hadir pula jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, para camat se-Kabupaten Minahasa, serta panitia dan peserta seleksi Waraney Wulan 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang penampilan semata, tetapi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter, wawasan, dan rasa bangga terhadap identitas Minahasa.

> “Waraney Wulan bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang pembentukan pribadi muda Minahasa yang cerdas, kreatif, dan berbudaya. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai luhur, serta semangat membangun daerah dengan kecintaan dan kebanggaan terhadap tanah Minahasa,” ungkap Bupati.

 

Sementara itu, Ketua TP-PKK Ny. Martina Watok Dondokambey-Lengkong menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang menunjukkan semangat dan kepercayaan diri. Ia berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Kegiatan seleksi Waraney Wulan Minahasa Tahun 2025 diikuti oleh peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Minahasa. Mereka akan melalui berbagai tahapan penilaian, mulai dari wawancara, uji pengetahuan umum dan budaya daerah, hingga penampilan bakat.

Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap ajang ini dapat melahirkan duta-duta muda yang berdaya saing, berintegritas, serta mampu menjadi representasi nilai-nilai luhur budaya Minahasa di tingkat provinsi maupun nasional.(Meyke Kembuan)