Minahasa — Gerakan Masyarakat Keluarga Petani Peternak Petambak Organik (GEMAKAPETOR) Provinsi Sulawesi Utara resmi dideklarasikan sekaligus menggelar pemilihan Ketua untuk periode 2025–2029. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 14.30 Wita, bertempat di Aula Benteng Moraya, Kelurahan Roong, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa.
Deklarasi ini dihadiri sekitar 40 peserta yang merupakan perwakilan dari 15 kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Kehadiran lintas daerah tersebut menandai semangat kebersamaan dan komitmen kolektif dalam membangun sektor pertanian, peternakan, dan perikanan berbasis organik yang berkelanjutan.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Utara, Darwin Muksin, S.Sos., M.M., yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa, Dr. Ir. Margaretha Ratulangi, MAP, yang mewakili Bupati Minahasa; unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Minahasa, serta Notaris Treyse Wondal, SH., MKn.
Rangkaian acara diawali dengan ucapan selamat datang dari Ketua Panitia Deklarasi, Rainhard Tawaluyan, SH., MH, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa pembukaan, serta pembacaan sejarah terbentuknya GEMAKAPETOR oleh Denny Raymond Linu selaku inisiator dan pelopor organisasi.
Dalam pemaparan sejarah organisasi, Denny Raymond Linu menjelaskan bahwa GEMAKAPETOR lahir dari kegelisahan dan kepedulian terhadap nasib keluarga petani, peternak, dan petambak yang membutuhkan wadah perjuangan bersama, khususnya dalam menghadapi tantangan pangan, ekonomi, dan lingkungan di masa depan.
Selanjutnya, Sekretaris Panitia Theo Umbas, SSTP, membacakan naskah deklarasi GEMAKAPETOR yang memuat komitmen organisasi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui budidaya organik yang sehat dan berkelanjutan, mengembangkan pendidikan dan pendampingan anggota, memperkuat kerja sama dan jaringan pemasaran produk organik, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Usai pembacaan deklarasi, dilakukan penandatanganan berita acara pendirian organisasi sebagai tanda resmi berdirinya GEMAKAPETOR Provinsi Sulawesi Utara. Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh Notaris Treyse Wondal, SH., MKn, yang diundang khusus oleh panitia pelaksana.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Rainhard Tawaluyan menyampaikan bahwa GEMAKAPETOR kini telah memiliki badan hukum dan anggaran dasar organisasi. Ia menegaskan bahwa kehadiran perwakilan dari 15 kabupaten/kota menjadi bukti kuat bahwa GEMAKAPETOR memiliki basis dukungan yang luas dan potensial untuk berkembang.
Menurutnya, keberadaan GEMAKAPETOR merupakan peluang strategis dalam mendukung ketersediaan bahan pangan, memperkuat ekonomi keluarga, serta bersinergi dengan berbagai program pemerintah di daerah.
Sementara itu, sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan oleh Darwin Muksin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terbentuknya GEMAKAPETOR. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kata dia, siap mendukung pengembangan organisasi ke depan.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. GEMAKAPETOR juga didorong untuk memanfaatkan peluang usaha, seperti membuka gerai di Koperasi Merah Putih serta menjadi pemasok bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setelah rangkaian deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pemilihan Ketua GEMAKAPETOR Provinsi Sulawesi Utara periode 2025–2029. Proses pemilihan berlangsung dinamis dengan tiga bakal calon yang mendaftar, yakni Rainhard Tawaluyan, SH., MH (Karateker Kota Manado), Jacksy Kawengian (Karateker Kabupaten Minahasa), serta Denny Raymond Linu.
Sidang majelis dipimpin oleh Theo Umbas sebagai ketua, dengan anggota Jeffry Uno dan Yohanes Pesik. Ketiga bakal calon diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja di hadapan forum.
Setelah mendengarkan pemaparan visi dan program kerja, forum secara bulat menilai Denny Raymond Linu layak memimpin GEMAKAPETOR Provinsi Sulawesi Utara. Dua calon lainnya kemudian menyatakan mengundurkan diri secara sukarela.
Rainhard Tawaluyan menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena visi dan program kerja Denny Raymond Linu dinilai sangat komprehensif serta didukung pengalaman di berbagai bidang, mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan, termasuk inovasi pemanfaatan eceng gondok Danau Tondano sebagai pakan ternak.
“Saya mendukung penuh Pak Denny Raymond Linu sebagai Ketua GEMAKAPETOR dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi ini demi kepentingan masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Rainhard Tawaluyan, yang juga merupakan pegawai Kejaksaan Negeri Minahasa bidang Intelijen.
Berdasarkan aspirasi seluruh peserta forum yang mewakili 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, sidang majelis kemudian menetapkan Denny Raymond Linu sebagai Ketua GEMAKAPETOR Provinsi Sulawesi Utara periode 2025–2029 secara aklamasi.
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Panitia berharap GEMAKAPETOR dapat menjadi wadah strategis dalam memperkuat pemberdayaan petani, peternak, dan petambak organik di Sulawesi Utara, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi masyarakat berbasis pertanian berkelanjutan menuju Indonesia Emas.
Beranda
HOME
Minahasa
GEMAKAPETOR Sulut Dideklarasikan, Denny Raymond Linu Nahkodai Organisasi Periode 2025–2029
GEMAKAPETOR Sulut Dideklarasikan, Denny Raymond Linu Nahkodai Organisasi Periode 2025–2029













