Minahasa, 3 Oktober 2025 — Kabupaten Minahasa kian memantapkan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Desa Nasional Tahun 2026. Wakil Bupati Minahasa, Ibu Vanda Sarundajang, S.S., menerima audiensi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (3/10), di ruang kerja Wakil Bupati, Tondano.
Dalam pertemuan tersebut, hadir langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulut, Darwin Muksin, Kadis Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, Dr. Femmy Suluh, M.Si., serta Perencana Ahli Utama, Ir. Jenny Karouw, M.Si.
Sementara dari jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, turut mendampingi Wabup Vanda Sarundajang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa, Kepala Dinas PMD Kabupaten Minahasa, serta para camat dari wilayah Langowan Raya.
Audiensi ini membahas sejumlah agenda penting terkait kesiapan Minahasa sebagai pusat penyelenggaraan Hari Desa Nasional 2026, mulai dari dukungan infrastruktur, sinergi lintas sektor, hingga partisipasi masyarakat lokal.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menegaskan bahwa Minahasa siap menjadi tuan rumah dan akan bekerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Sulut untuk memastikan pelaksanaan Hari Desa Nasional berjalan sukses.
> “Momentum Hari Desa Nasional bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat semangat membangun desa, meningkatkan peran masyarakat, serta mengangkat potensi daerah. Kabupaten Minahasa siap memberikan yang terbaik,” ujar Wabup yang akrab disapa VaSung tersebut.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulut, Dr. Denny Mangala, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang telah menunjukkan kesiapan dan komitmen tinggi. Ia berharap koordinasi yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten dapat menjadi kunci sukses terselenggaranya acara berskala nasional ini.
Hari Desa Nasional 2026 diproyeksikan akan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Minahasa, untuk memperkenalkan potensi daerah baik di bidang pariwisata, budaya, maupun ekonomi kerakyatan.(Meyke Kembuan)
