PUBLIKASULUT.COM,MINAHASA-Kondisi Muara Sungai Borgo di Kecamatan Tombariri yang semakin dangkal memicu kepedulian warga pesisir. Nelayan dari Desa Borgo dan Desa Tambala bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) serta Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM) bergotong royong melakukan pengerukan sungai secara swadaya, Selasa (19/5/2026), guna menjaga kelancaran jalur keluar masuk perahu nelayan.
Aksi sosial tersebut berlangsung spontan setelah masyarakat melihat sedimentasi di kawasan muara semakin parah dan mulai menghambat aktivitas nelayan. Dengan dukungan alat berat excavator, pengerukan dilakukan di sejumlah titik aliran sungai yang mengalami pendangkalan cukup serius.
Ketua AWAM, Anggelo Pieter Theo Uno, mengatakan kepedulian terhadap kondisi sungai harus dimulai dari masyarakat sendiri. Menurutnya, keberadaan Sungai Borgo memiliki peran penting bagi kehidupan warga pesisir dan aktivitas ekonomi nelayan.
“Kalau bukan kita yang bergerak menjaga sungai ini, maka kondisi pendangkalan akan semakin parah. Sungai Borgo harus tetap dijaga agar tidak dipenuhi sampah dan endapan,” ujarnya.
Perwakilan HNSI Tombariri menilai pengerukan muara menjadi langkah mendesak demi keselamatan nelayan saat melaut. Selain mengganggu mobilitas perahu, pendangkalan juga dinilai berpotensi memengaruhi penghasilan masyarakat pesisir.
“Kondisi muara ini menyangkut kehidupan nelayan. Karena itu kami berharap ada perhatian dan kepedulian bersama agar jalur nelayan tetap aman digunakan,” katanya.
Warga Desa Tambala, Alanuari Tamengge, menyampaikan apresiasi atas aksi gotong royong tersebut. Ia mengaku pendangkalan sungai sudah lama menjadi keluhan masyarakat karena menyulitkan perahu saat air surut.
Sementara itu, warga Desa Borgo, Hasan Uber, menilai aksi swadaya tersebut menjadi bukti kuat solidaritas masyarakat pesisir dalam menjaga lingkungan dan sumber mata pencaharian mereka.
Hingga sore hari, proses pengerukan masih terus berlangsung. Warga berharap kegiatan tersebut dapat mengurangi dampak pendangkalan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan Sungai Borgo dari sampah plastik dan limbah lainnya.(ARA)










